Penerapan Budaya Positif dalam Pembelajaran (Aksi Nyata)

Aksi Nyata Budaya Positif


A. LATAR BELAKANG

Pendidikan karakter di sekolah diharapkan mampu menumbuhkan moral yang baik pada diri murid. Melalui pendidikan karakter, murid dipersiapkan menjadi manusia dan anggota masyarakat yang selamat dan bahagia sebagaimana tujuan pendidikan yang disampaikan Ki Hajar Dewantara. Pendidikan karakter perlu dilakukan sejak dini dan terinternalisasi dalam aspek perilaku melalui praktk dan tidak cukup diajarkan sebagai teori semata.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengembangkan pendidikan karakter adalah melalui budaya positif di lingkungan sekolah. Budaya positif yang dikembangkan di sekolah berisi kebiasaan yang disepakati bersama untuk dijalankan dalam waktu yang lama. Jika kebiasaan positif ini sudah membudaya, maka nilai-nilai karakter yang diharapkan akan terbentuk pada diri murid.

Implementasi bentuk budaya positif yang dikembangkan di sekolah dilakukan dengan menerapkan disiplin positif. Disiplin positif dilakukan untuk dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam membentuk karakter positif. Disiplin positif dapat dibuat melalui kesepakatan antara guru dan siswa, agar siswa merasa terlibat dan bertanggung jawab dalam menjalankan disiplin tersebut. 

Budaya disiplin positif dalam lingkungan kelas dapat dimulai dengan membangun kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas berisi beberapa aturan untuk membantu guru dan murid bekerja bersama membentuk kegiatan belajar mengajar yang efektif. Kesepakatan kelas tidak hanya berisi harapan guru terhadap murid, tapi juga harapan murid terhadap pengajar. Kesepakatan disusun dan dikembangkan bersama-sama antara guru dan murid.

Berdasarkan uraian di atas, penyusun mengangkat aksi nyata memperkuat keyakinan dan kesepakatan kelas untuk mengimplementasikan budaya disiplin positif. Hal ni dipandandang penting dilakukan karena pembelajaran masih dilaksanakan secara daring dan luring yang membutuhkan komitmen bersama antara murid, guru dan orang tua. Melalui aksi nyata ini diharapkan terbangun kesadaran bersama penumbuhan nilai karakter dan disiplin positif di lingkungan kelas.

B.   DESKRIPSI AKSI NYATA

Pelaksanaan kegiatan Mengembangkan budaya disiplin positif melalui kesepakatan kelas. Langkah-langkah yang dilakukan guru dan murid dalam menyusun kesepakatan kelas adalah

  1. Guru bersama murid melakukan kelas virtual
    Pertemuan Virtual

  2. Guru bersama murid mengidentifikasi masalah yang selama ini sering dihadapi di kelas, terkait dengan ketidaknyamanan yang dirasakan.
    Identifikasi Masalah Murid

  3. Guru menanyakan harapan dan ide kepada murid untuk mencapai kelas yang diimpikan dan meminta murid untuk memberikan masukan tentang kondisi kelas yang diimpikan satu persatu menggunakan Jamboard dipandu guru.
    Kelas Impian

  4. Guru membimbing murid untuk memahami keyakinan kelas dan meminta murid menuliskan keyakinan kelas menurut mereka.
    Keyakinan Kelas

  5. Guru bersama murid mengubah ide hasil diskusi menjadi sebuah kesepakatan kelas dan menyepakati hasilnya sebagai suatu pembiasaan yang dilakukan untuk mencapai kelas impian yang akan diwujudkan bersama.
    Kesepakatan Kelas

C.   HASIL DARI AKSI NYATA

Hasil kegiatan Mengembangkan budaya disiplin positif melalui kesepakatan kelas adalah diperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan kesepakatan kelas diantaranya

  1. Guru mengetahui dan menganalisis berbagai permasalahan yang dialami murid selama proses kegiatan pembelajaran di kelas dan mampu memberikan solusi.
  2. Kelas semakin nyaman dan disiplin dibangun dari kesadaran bersama murid
  3. Terjalin interaksi dalam komunikasi positif antara guru dan murid
  4. Murid dapat menjadi pusat pembelajaran dan ikut berproses aktif (ada kemerdekaan berpendapat dan didengar keinginannya)
  5. Kelas impian murid berusaha diwujudkan bersama. 

D.   RENCANA PERBAIKAN PELAKSANAAN DI MASA MENDATANG

  1. Kesepakatan kelas dapat ditinjau kembali menyesuaikan kondisi yang ada dengan kesepakatan warga kelas (murid dan guru) sesuai kebutuhan.
  2. Kegiatan refleksi bersama murid harus selalu dilakukan untuk perbaikan proses pembelajaran.
  3. Guru selalu berusaha menjadi motivator dan teladan bagi murid
  4. Guru mengajak rekan sejawat untuk ikut mengembangkan disiplin positif dalam pembelajaran melalui sharing dan berbagi praktik baik.

Related

newsticker 8889934686368880866

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow us !

My Channel

Trending

item