Catatan PJJ (Bagian 4) : Keterampilan Abad 21 Dikemas Sederhana

 


Pembelajaran IPA hari ini penulis coba kemas dengan sedikit berbeda. Materi Bioteknologi Modern memang sudah tersedia bahan dan literaturnya di Buku Paket maupun Modul Hibrida (modul blended learning yang disusun penulis) sehingga untuk materi setara C1-C3 insyaAllah cukup mudah diselesaikan terlebih akses internet sangat mungkin membantu siswa mencari jawaban.

Keterampilan Abad 21 setidaknya memuat 4 kompetensi yang harus dimiliki oleh peserta didik, yaitu Critical Thinking (berpikir kritis), Communication (berkomunikasi), Collaboration (kerjasama/kolaborasi), dan Creativity (kreativitas). Untuk membelajarkan siswa mengenai hal tersebut memang akan sulit tercapai jika masih berorientasi kognitif jawaban benar salah atau multiple choice layaknya ujian pada umumnya.

Kesempatan pembelajaran kali ini penulis mencoba melakukan variasi aktivitas belajar yang memperkenalkan kecakapan abad 21 (tentunya dengan sangat sederhana dan standar minimal). Berbekal WhatsApp yang dimiliki semua siswa, pembelajaran kali ini mencoba berangkat dari kasus (masalah kontekstual) yaitu kloning sebagai salah satu bentuk Bioteknologi Modern. 

Prakondisi
Penulis melakukan prakondisi dengan melakukan cek kehadiran (presensi) melalui aplikasi Google Form. Sangat jamak dilakukan pengajar lainnya karena fiturnya yang memadai dan gratis, terlebih apabila menggunakan GSuite.

Selain melakukan presensi, penulis juga menyapa dan memberikan semangat belajar (motivasi), sebatas bahasa verbal, namun setidaknya menunjukkan hadirnya kita di tengah-tengah mereka. Tak sempat membuat audio voice/ voicenote kali ini karena di waktu bersamaan penulis mendapatkan tugas lain mewakili sekolah.

Prasyarat
Penulis menyampaikan tujuan pembelajaran dan langkah pembelajaran yang harus dilakukan oleh peserta didik. Ketersediaan sumber belajar menjadi acuan utama untuk menjamin kelancaran pembelajaran. 

Orientasi Masalah
Penulis membuka sesi dengan mengenalkan Kloning sebagai contoh Bioteknologi Modern.

Pertanyaan Pemandu
Untuk mengarahkan diskusi kolaborasi siswa, penulis memberikan beberapa pertanyaan pemandu untuk dijadikan bahan diskusi dan dicari penyelesaiannya.

Kolaborasi - Berpikir Kritis
Siswa diminta secara mandiri membentuk kelompok diskusi kecil (3-4 siswa) melalui grup WhatsApp. Di dalam grup tersebut mereka mendiskusikan pertanyaan pemandu yang diberikan guru. Mereka berusaha mencari jawaban akhir versi kelompok, bukan lagi jawaban individu. Siswa saling mengoreksi dan melengkapi.
Salah satu pertanyaan pemandu yang diberikan berupa open question pendapat siswa dengan alasan dan pembuktian. Hal ini menjadi menarik karena melatihkan siswa berpikir kritis dalam memberikan alasan yang logis untuk memperkuat pendapatnya.


Komunikasi
Siswa mengomunikasikan hasil diskusi berupa dokumentasi screenshoot hasil diskusi dan mengirimkannya kepada guru melalui link pengumpulan tugas yang diberikan.

Kreativitas
Kreativitas siswa akan ditunjukkan dalam bentuk penyajian laporan diskusi dan pembuatan rancangan produk bioteknologi yang akan mereka lakukan. Sangat mengejutkan membaca diskusi anak-anak yang dikaitkan dengan film atau anime yang sempat mereka tonton yang ternyata terinspirasi dari proses klonning.

Amazing. Anak-anak zaman belajar sesuai dengan zamannya. Guru harus menjadi fasilitator yang baik dan adaptif.

Feedback dan Enrichment
Guru memberikan umpan balik (feedback) terhadap hasil diskusi siswa dan memberikan apresisasi positif atas usaha yang dilakukan oleh peserta didik.

Inilah sedikit catatan PJJ yang dijalani penulis hari ini. Hanya sebuah catatan sederhana, bukan hal yang istimewa. Namun, berharap dapat membekas dalam proses belajar siswa.

Ary Gunawan
Guru SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman







Related

newsticker 6479382116528213553

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow us !

Blogger news

Trending

item