GURU TURBA, ENERGI BARU MENGHADAPI PANDEMI COVID-19

 

(Dokunemntasi Turba, SMP Muhammadiyah 3 Depok)

Kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) tahun pelajaran 2020/2021 sudah berjalan hampir dua bulan. Jika dihitung sejak awal merebaknya pandemi Covid-19 (Februari 2020), mungkin sudah lebih dari enam bulan. Tentunya, ini bukan waktu yang sebentar dan sudah mengubah banyak sekali kebiasaan, salah satunya kebiasaan belajar.

Kegiatan BDR sebagian besar dilaksanakan secara online jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh sebagian besar mengandalkan platform digital seperti Google, Microsoft, Zoom, dan beberapa aplikasi berbayar yang familiar seperti Ruangguru, Zenius dan Quipper. Pembelajaran menggunakan kelas digital dan ditambah video call conference menjadi alternatif dalam blended learning yang bisa diterapkan. Namun, keterbatasan akses internet, ketersediaan gawai dan kuota menjadi tantangan tersendiri.

Kombinasi
Kejenuhan belajar yang dialami peserta didik dan orangtua adalah sebuah fakta yang ditemukan. Banyak sekolah kemudian melakukan variasi kegiatan BDR dengan melakukan program guru kunjung (home visit) atau guru turba (turun bawah). Kombinasi belajar online dan kegiatan luring terbatas melalui guru turba menjadi sedikit angin segar dan energi baru dalam pembelajaran di masa pandemi ini

Kerinduan peserta didik dengan kegiatan belajar tatap muka sedikit terobati dengan adanya guru turba. Dinamisasi hubungan antara sekolah dengan orangtua bisa berjalan. Kondisi riil peserta didik dan keluarga di rumah dapat terpantau. Evaluasi BDR bisa berjalan dua arah dan bisa mencari solusi terbaik untuk perkembangan peserta didik. 

Akhirnya, segala program yang dijalankan tentu bukan tanpa resiko. Untuk itu, perlunya selalu menjaga protokol Covid-19 seperti memakai masker (faceshield), rajin cuci tangan dengan sabun (handsanitizer), dan selalu jaga jarak. Semoga pandemi ini segera berlalu. Aamiin.

Related

Inspirasi 7329546586602980532

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow us !

Blogger news

Trending

item